Or at least I’m trying to. Beberapa waktu yang lalu saya pernah meng-update status di Facebook yang berisi sebuah pertanyaan yang ditujukan kepada diri saya sendiri mengenai pilihan yang telah saya buat dan jalankan selama hampir seluruh hidup saya. Dan sebernarnya pertanyaan itu sudah lama saya ingin pertanyakan kepada diri saya sendiri, namun saya merasa takut sebelumnya. Pada akhirnya saya mengumpulkan keberanian untuk menanyakannya.
Pertanyaan ini merupakan sebuah pergumulan hidup yang terus menjadi sebuah beban berat. Namun pertanyaan ini tidak akan pernah mendapatkan jawaban apabila saya bertanya hanya kepada diri saya. Saya pun bertanya kepada Seseorang yang benar-benar memiliki jawaban akan semua pertanyaan. Yah, saya pun akhirnya bertanya kepada Tuhan mengenai pertanyaan yang selama ini menjadi pergumulan bagi diri saya.
Namun, sesuatu yang tidak terduga terjadi dalam hidup saya. Saya mendapatkan jawabannya dengan sangat cepat, If you guys knew me saya adalah seseorang yang sempat mempertanyakan tetang keberadaan Tuhan. Saya sering merasa hopeless and desperate ketika saya bertanya kepada Tuhan dan tidak mendapatkan jawaban dari pertanyaan saya. Dulu saya pu tidak mengetahui bagaimana caranya ketika Tuhan telah menjawab pertanyaan saya. Hal inilah yang membuat saya berpikir bahwa Tuhan memang membenci saya, dan hal ini juga yang membuat saya berusaha dengan segenap kekuatan saya untuk mendapatkan apapun yang saya inginkan.
Sebelum akhirnya saya mempertanyakan akan hal ini, saya berbicara dengan seorang teman saya, Maria, tentang segala sesuatu yang memang membuat saya bingung. Namun ternyata perbincangan saya dengan Maria justru membuat saya semakin bingung dan bimbang. Dan sekaranglah saya mengerti bahwa Tuhan menggunakan Maria untuk membantu saya mendengar suara-Nya. Tidak lama setelah perbincangan saya dengan Maria, Tuhan mulai menunjukan kehadiran-Nya dalam hidup saya. Perlahan namun pasti saya yakin kalau Tuhan sedang berbicara dengan saya, dan mulai menjawab pertanyaan saya. Namun saya masih kurang peka akan petunjuk yang diberikan-Nya.
Sampailah suatu ketika, saya sedang berbicara dengan Tuhan (berdoa) dengan sungguh-sungguh dan kemudian hal yang mengejutkan (yang saya bicarakan pada awal paragraph tiga) terjadi. Tuhan menjawab pertanyaan saya hanya dalam waktu kurang dari 4 jam. Pada saat itulah saya yakin bahwa pilihan yang saya pilih merupakan sebuah kesalahan besar, dan saya juga yakin dan percaya, pada saat itu dan seterusnya, saya harus memperbaiki pilihan saya yang dulu dengan apa yang Tuhan mau. Pada saat itu sampai sekarang (dan saya harap sampai selamanya) saya yakin dan percaya bahwa Tuhan akan selalu membantu saya melewati masa-masa kelam dalam hidup saya.
As I’m trying to change, I’ll always need God to stand beside me and lead me to the right path. But I do need all of you as well, to help me fighting my old self, to help me get back to the right path, and to pray for me. Because I cant do this alone!
Namun, sesuatu yang tidak terduga terjadi dalam hidup saya. Saya mendapatkan jawabannya dengan sangat cepat, If you guys knew me saya adalah seseorang yang sempat mempertanyakan tetang keberadaan Tuhan. Saya sering merasa hopeless and desperate ketika saya bertanya kepada Tuhan dan tidak mendapatkan jawaban dari pertanyaan saya. Dulu saya pu tidak mengetahui bagaimana caranya ketika Tuhan telah menjawab pertanyaan saya. Hal inilah yang membuat saya berpikir bahwa Tuhan memang membenci saya, dan hal ini juga yang membuat saya berusaha dengan segenap kekuatan saya untuk mendapatkan apapun yang saya inginkan.
Sebelum akhirnya saya mempertanyakan akan hal ini, saya berbicara dengan seorang teman saya, Maria, tentang segala sesuatu yang memang membuat saya bingung. Namun ternyata perbincangan saya dengan Maria justru membuat saya semakin bingung dan bimbang. Dan sekaranglah saya mengerti bahwa Tuhan menggunakan Maria untuk membantu saya mendengar suara-Nya. Tidak lama setelah perbincangan saya dengan Maria, Tuhan mulai menunjukan kehadiran-Nya dalam hidup saya. Perlahan namun pasti saya yakin kalau Tuhan sedang berbicara dengan saya, dan mulai menjawab pertanyaan saya. Namun saya masih kurang peka akan petunjuk yang diberikan-Nya.
Sampailah suatu ketika, saya sedang berbicara dengan Tuhan (berdoa) dengan sungguh-sungguh dan kemudian hal yang mengejutkan (yang saya bicarakan pada awal paragraph tiga) terjadi. Tuhan menjawab pertanyaan saya hanya dalam waktu kurang dari 4 jam. Pada saat itulah saya yakin bahwa pilihan yang saya pilih merupakan sebuah kesalahan besar, dan saya juga yakin dan percaya, pada saat itu dan seterusnya, saya harus memperbaiki pilihan saya yang dulu dengan apa yang Tuhan mau. Pada saat itu sampai sekarang (dan saya harap sampai selamanya) saya yakin dan percaya bahwa Tuhan akan selalu membantu saya melewati masa-masa kelam dalam hidup saya.
As I’m trying to change, I’ll always need God to stand beside me and lead me to the right path. But I do need all of you as well, to help me fighting my old self, to help me get back to the right path, and to pray for me. Because I cant do this alone!


0 comments:
Post a Comment